suatu
hari ada seorang anak laki-laki sedang memperhatikan sebuah kepompong.
Ternyata didalamnya ada kupu-kupu yang sedang berjuang untuk melepaskan
diri dari dalam kepompong.
Kelihatannya, begitu sulit . . .
Si
anak laki-laki tersebut merasa kasihan pada kupu-kupu tersebut dan
berpikir cara untuk membantu si kupu-kupu agar bisa keluar dengan mudah.
Akhirnya
si anak laki-laki tadi menemukan ide dan segera mengambil gunting,
membantu memotong kepompong agar kupu-kupu bisa segera keluar dari sana.
Alangkah
senang dan leganya si anak laki-laki tersebut. Tetapi apa yang terjadi?
Si kupu-kupu memang bisa keluar dari sana, tetapi kupu-kupu tersebut
tidak dapat terbang, hanya dapart merayap.
Apa sebabnya?
Ternyata
bagi seekor kupu-kupu yang sedang berjuang dari kepompongnya tersebut,
yaitu pada saat dia mengerahkan seluruh tenaganya, ada suatu cairan di
dalam tubuhnya yang mengalir dengan kuat ke seluruh tubuhnya yang
membuat sayapnya bisa mengembang sehingga ia dapat terbang.
Ttetapi
karena tidak ada lagi perjuangan tersebut, maka sayapnya tidak dapart
mengembang sehingga jadilah ia seekor kupu-kupu yang hanya dapat
merayap.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar