● Cewek berbeda dari cowok. Itu jelas. Kalo
cowok mo ke toilet, biasanya dia pergi memang ada maksud dan tujuannya
yang jelas, yaitu buang air (besar atau kecilnya nggak usah dibahas
lah yau!) Tapi cewek ke toilet selain tujuan utama, bisa aja ada tujuan
lain, karena mo ngobrol atau pengen curhat sama temen cewek lainnya
(terutama nyurhatin soal Pujaan Hati, kan
ini satu-satunya tempat si PH nggak bisa ikutan masuk). Jadi jangan
heran kalo cewek sering ngajak-ngajak cewek lain kalo mo ke toilet.
● Sebagian besar
cowok suka mendominasi remote control TV dan gonta-ganti channel pas
lagi iklan; padahal cewek nggak apa-apa tuh kalo nonton iklan.
● Kalo stress, cewek nyari coklat dan
pergi shopping; kalo cowok stress, yang ngerokok pasti langsung ngepul
asapnya, kalo nggak bisa jadi marah-marah atau malah diem aja.
● Ce say “Cowok itu kurang sensitif,
nggak ngasih perhatian, nggak dengerin kalo kita lagi ngomong, nggak
hangat, suka diem aja, nggak keliatan sayangnya, nggak berani punya
komitmen!”
● Co say “Cewek itu jarang yang bisa
nyetir, kalo baca peta suka salah, suka bingung sendiri lagi ada di
mana, kalo ngomong nggak bisa berhenti, udah gitu nggak ketauan
maksudnya mo ngomongin apa, emangnya gue bisa baca pikirannya”
● Sounds familiar nggak sih? Banyak
hubungan cowok-cewek yang jadi ruwet karena cowok nggak ngerti kenapa
cewek itu jalan pikirannya nggak bisa seperti cowok, dan cewek berharap
cowok-cowok itu bisa ngerti jalan pikiran cewek.
● cowok dan cewek itu sebenernya
telah berevolusi secara fisik tapi masih membawa kebiasaan dari
cowok-cewek jaman purba. Pas jaman purba kan cowok berburu, cewek
tinggal di gua. Cowok melindungi, cewek mengurus anak. Sebagai
akibatnya, tubuh dan otaknya pun berkembangmengikuti kebiasaan jaman
purba ini. Selama jutaan tahun, struktur otak cowok dan cewek terus
berubah dengan caranya masing-masing. Sampailah kita pada jaman modern
ini, di mana ternyata cowok dan cewek itu berbeda dalam memproses
informasi yang masuk ke otaknya. Jalan pikirannya memang berbeda. Pengertiannya akan suatu hal pun berbeda. Persepsi, prioritas dan tingkah lakunya juga beda.
● Kasus mentega di kulkas
Setiap cewek di dunia pasti pernah mengalami ini. Kisahnya berawal dari cowok yang berdiri di depan kulkas yang terbuka…
Cowok : “Menteganya mana ya?”
Cewek : “Di dalem kulkas”
Cowok : “Nggak ada tuh” - sambil celingak-celinguk ke dalem kulkas…
Cewek : “Kok bisa nggak ada? Dari dulu juga ditaruh di kulkas”
Cowok : “Mana? Nggak ada. Gue udah cari. Nggak ada apa-apa tuh di kulkas”
Terus si Cewek akhirnya harus ikutan ke dapur, ikutan ngelongok ke
kulkas dan … secara ajaib bin sulap, tangannya udah megang mentega.
Apa komentar selanjutnya dari si Cowok? “Ditaruhnya di situ sih…
terang aja tadi nggak keliatan!”
● Cowok kadang ngerasa cewek suka
ngerjain mereka dengan cara ngumpetin barang-barang di laci atau lemari.
Baik itu mentega, selai, gunting, handphone, kunci mobil, kunci rumah,
dompet - semuanya sih sebenernya ada di situ. Tapi entah kenapa mata
cowok kayaknya nggak bisa ngeliat.
● Alasan sebenernya nih adalah karena
cewek punya jangkauan sudut pandangan yang lebih besar daripada cowok.
Bila diukur dari hidung, bisa mencapai 45? ke arah
kiri-kanan-atas-bawah, bahkan ada yang mencapai 180..??. Jadi cewek bisa
liat isi kulkas atau lemari tanpa menggerakkan kepalanya. Sementara
cowok kalo ngeliat sesuatu lebih terfokus dan otaknya memproses seolah
mereka ngeliat dalam terowongan yang panjang. Alhasil, mereka bisa
ngeliat jelas dan akurat apa yang ada tepat di depan mata dan jaraknya
lebih jauh, hampir mirip seperti ngeliat lewat teropong.
● Penelitian lain juga mengungkapkan
bahwa otak cowok mencari kata M-E-N-T-E-G-A atau S-T-R-A-W-B-E-R-R-Y di
kulkas. Kalo kotak mentega atau botol selainya salah arah, udah nggak
keliatan deh. Makanya selama mencari kepalanya celingukan terus karena
berusaha menemukan benda yang ‘hilang’ tersebut.
● Sebenernya ada implikasi lain dari
perbedaan besar sudut pandang ini. Dengan sudut pandang yang jauh lebih
besar dari cowok, mata cewek bisa ngelaba tanpa perlu takut ketahuan.
Sementara kalo cowok, udah pasti kena tuduh atau ketangkep basah kalo
matanya lagi jelalatan. Penelitian mengungkapkan bahwa mata cewek
ngeliat bodi-bodi cowok sama seringnya, bahkan lebih sering, daripada
cowok ngeliatin bodi-bodi cewek. Tapi, dengan daya pandang yang jauh
lebih superior, cewek jarang ketahuan…
● Kenapa Cewek Bisa Ngomong Terus
Dalam struktur otak cewek, kemampuan untuk berbicara terutama ada di
bagian depan otak kiri dan sebagian kecil di otak sebelah kanan.
Sementara buat cowok, kemampuan berbicara dan bahasa itu bukan
kemampuan otak yang kritis. Adanya pun cuma di otak kiri dan tidak ada
area yang spesifik. Jadi jangan heran kalau cewek seneng ngomong dan
banyak pula yang diomongin, karena kedua belah otaknya mampu bekerja
sekaligus.
● Otak cowok itu terkotak-kotak dan
mampu memilah-milah informasi yang masuk. Di malam hari, setelah
seharian penuh aktivitas, cowok bisa menyimpan semuanya di otaknya.
Sementara otak cewek tidak bekerja seperti itu - informasi atau masalah
yang diterimanya akan terus berputar-putar dalam otaknya. Dan ini nggak
akan berhenti sampe dia bisa mencurahkan isi otaknya alias curhat.
Oleh sebab itu, kalo cewek bicara, tujuannya adalah untuk mengeluarkan
uneg-unegnya, bukan untuk mencari kesimpulan atau solusi.
● Cewek juga berusaha membangun
hubungan lewat pembicaraan. Rata-rata cewek bisa bicara 20 ribu kata
dalam sehari. Sementara cowok hanya sekitar 7 ribu kata sehari.
Perbedaan ini kelihatan jelas ketika jam makan malam tiba.
Cowok sudah menghabiskan 7 ribu katanya dan nggak mood untuk bicara
lebih lanjut. Persediaan si cewek tergantung dari apa yang sudah ia
lakukan sepanjang hari. Kalau dia sudah banyak berbicara dengan orang
lain hari itu, dia pun akan sedikit berbicara. Kalau dia tinggal di
rumah saja, mungkin ia sudah menggunakan 3 ribuan kata. Masih ada 17
ribu lagi!
● Memang cewek kalo ngomong biasanya
menggunakan indirect speech alias memberikan isyarat tentang apa yang
sebenarnya dia inginkan. Tujuannya adalah untuk menghindari konflik atau
konfrontasi sehingga bisa terjalin hubungan yang harmonis satu sama
lain. Indirect speech biasanya menggunakan kata-kata seperti ‘kayaknya’,
’sepertinya’ dan sebagainya.
● Ketika cewek bicara menggunakan
indirect speech ke cewek lain, tidak pernah ada masalah - cewek lain
cukup sensitif untuk mengerti maksud sebenarnya. Tapi, bila dipakai
untuk bicara dengan cowok, bisa berakibat fatal.
● Cowok menggunakan bahasa
langsung atau direct speech dan mereka mengambil makna sebenarnya dari
apa yang orang lain katakan. Tapi sebetulnya dengan sedikit kesabaran
dan banyak latihan, cowok dan cewek bisa kok belajar untuk mengerti
satu sama lain.
● Masih inget kan betapa frustasinya
manusia terhadap pasangan lain jenisnya?? Nah tapi sebetulnya dalam hati
kita tuh masih butuh pasangan loh. Apalagi Tuhan sendiri kan yang
pernah bilang, “Tidak baik kalau manusia sendirian saja.” Jadi dalam
perjalanan hidupnya manusia terus mencari siapa pasangan yang paling
cocok untuk dirinya, supaya bisa terus bersama-sama dalam jangka waktu
yang panjang alias seumur hidup…